3 Gol dan 3 Kartu Merah Warnai Pesta Juara Bhayangkara

102
bhayangkar juara
@ligasuperindonesia

Pandeglang, BantenTribun.id- Laga antara dua tim penghuni papan antara Madura United vs Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (8/11) merupakan laga yang sangat krusial.

Bermain sebagai tuan rumah, Laskar Sape Kerrap sejatinya masih memiliki sedikit peluang menapaki puncak klasemen liga 1.

Sebaliknya, Pasca menang WO atas Mitra Kukar. The Guardian menjadi tim yang paling berpeluang besar mencetak sejarah sebagai kampiun liga 1 masim ini.

Pertandingan antara Madura United vs Bhayangkara FC sendiri berkesudahan dengan skor 3-1 untuk keuanggulan The Guardian.

Hasil itu sekaligus  memupuskan harapan Bali United yang telah bekerja keras menumbangkan PSM Makasar dengan skor 1-0 di Stadion Andi Matalatta, Matoangin Makasar dua hari sebelumnya.

Bermain sebagai tuan rumah, Laskar Sappe Kerap memiliki beberapa peluang di babak pertama, sayang peluang-peluang tersebut mampu dipatahkan pemain Bhayangkara.

Pun demikian, dengan Bhayangkara, Serangan yang dimotori oleh kandidat pemain terbaik Paulo Sergio kerap kali merepotkan gawang Heru Prasetyo.

Sayang, hingga peluit tanda babak pertama ditiup wasit, tak satupun gol tercipta, kedudukan masih sama 0-0.

Selanjutnya, di babak kedua, situasi pertandingan berubah drastis. Pasca dikeluarkannnya Peter Odemwingie oleh wasit di menit ke-41  babak pertama, para pemain madura tampak lebih emosional.

Alhasil, dua pemain Madura lainnya yakni Fandi Eko Utomo dan Rizki Dwi Febrianto juga diganjar kartu merah oleh wasit.

Bermain melawan 8 pemain Madura. Nampaknya tak membuat Bhayangkara lebih mudah menceploskan bola ke gawang Heru Prasetyo. Semangat pantang menyerah anak asuh Gomes de Oliviera terlihat menyulitkan pemain Bhayangkara.

3 gol Spaso

Ilja Spasojevic nampaknya akan tercatat sebagai pahlawan bagi fans Bhayangkara FC, pasalnya hattrick yang ia raih dalam pertandingan kontra Madura United di pekan ke-33 ini memastikan keunggulan anak asuh Steve Mc Menemy atas Madura United dengan skor 3-1. Hasil itu sekaligus memastikan tim yang identik dengan kepolisian itu sebagai juara liga 1 musim ini.

Spaso berhasil merobek jala Herpras di menit ke-49, 66 dan 90+4. Sementara Madura United hanya mampu membalas lewat sundulan cantik Rizki Dwi Febrianto di menit ke-68.

3 Kartu Merah

Pertandingan antara Madura kontra Bhyangkara juga diwarnai torehan 3 kartu merah untuk tuan rumah. Tingkah Emosional Peter Odemwingie yang menendang paha pemain Bhayangkara menjadi awal petaka untuk tim asuhan Gomez de Oliviera. Odemwingie seperti terlecut emosinya pasca dirinya dilanggar Indra Kahfi.

Lalu di menit ke 58, gilira pemain pengganti, Fandi Eko Utomo yang diganjar kartu merah, aksi mengganjal pemain lawan dengan kedua kakinya tak diampuni wasit. Fandi menerima kartu kuning ke dua. Anak legenda sepakbola Persebaya itu harus meninggalkan timnya bermain dengan 9 orang.

Petaka untuk Madura nampaknya belum berakhir, kali ini giliran pemain Rizki sang pencetak gol yang menerima kartu merah dari wasit.

Tiga kartu merah untuk Madura United, memaksa mereka melawan Bhayangkara dengan 8 pemain. Kondisi ini nampaknya memudahkan Bhayangkara menghujani gawang Heru Prasetyo sebanyak 3 kali.

Hasi lni 3-1 untuk Bhayangkara FC memastikan tim ini menjadi kampiun liga meski masih menyisakan satu pertandingan.  (ajat s)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here